Nov 11, 2014

Satu Kali Hayat

Bertabahlah jiwa.


Suatu masa nanti semua kan terbayar dengan penamat yang kunjung tiba.
Apa mungkin jiwa rapuh itu mahu kau persembahkan kepada sang maha agung?
Disuruhnya engkau bangun melawan namun kau berjalan tunduk rebah pada setiap satu angin yang menggoncang goyah tekad.


Engkau dan sekalian nafas yang masih bersisa.
Bersama helaian-helaian putih misteri terlindung disebalik setiap ketidakpastian esok hari
Sematkan saja - Ini semua sekejap cuma.


Nafasmu tak panjang.
Hayatmu tak abadi.


Tuhanmu menunggu kau pulang dengan cinta sesungguh hamba.

No comments: